BEST FRIEND FOREVER (BFF)



These two dogs seem to be the very best of friends. They seem to do everything together including eating, sleeping, and playing. They were born about the same time but then one of them grew up…

1Two Friends
2Two Friends
3Two Friends
4Two Friends
5Two Friends
6Two Friends
7Two Friends
8Two Friends
9Two Friends

MORE >>>

CCIE SP 3.0 Lab Equipments


Berhentilah berkata IOS XR akan membuat terlalu mahal dan susah buat lulus ujian CCIE SP 3.0. Kandidat CCIE yang benar akan bersyukur karena sekarang kalau bisa lulus ujian lab berarti membuktikan kemampuan dan skill di XR dan juga fitur-fitur terbaru di IOS 12.2.33SR. Bahkan Cisco harusnya mengubah nama track ini menjadi CCIE SP NGN atau yg lain, untuk membedakan antara SP 3.0 dan SP 2.0 yg sekarang. Dan daripada terus-terusan bilang bagaimana caranya latihan IOS XR, harusnya pertanyaannya diubah menjadi seperti ini: XR akan menjadi P saja atau PE juga? 7600 dgn simulator walau pakai IOS SR tapi tidak ada real hardware, fitur apa saja yg bisa diujikan tanpa hardware? Teknologi apa yg bisa diujikan dari Cisco ME? Dan sebagainya
Lab Equipment
• Cisco XR12000 Series Routers
• Cisco 7200/7600 Series equivalent Routers (Using Simulator)
• Cisco ME3400E Series Switches

Software Versions
• XR12000 routers running IOS-XR Software Version 3.9.1
• 7200/7600 routers running IOS Software Version 12.2-33 SR
• ME3400E switches running IOS Software Version 12.2-54 SE
MORE >>>

CCIE SP Lab v3.0!


Yak, akhirnya sudah resmi diumumkan kalo track CCIE SP lab exam akan di update ke v3.0 mulai tanggal 18 April 2011. Dengan blueprint terbaru, peralatan yg lebih bagus, dan IOS XR di lab maka track ini semakin mendekati dengan network SP yg sebenarnya.
Sekedar tambahan informasi, buat yang tertarik dengan design dan implementasi di teknologi SP maka track CCIE SP ini yang paling mendekati. Tapi kalo tertarik untuk bekerja di bagian operation buat me maintain dan troubleshoot problem seperti TAC engineer, maka track CCIE SP Ops yang sebaiknya diambil.
CCIE SP Lab Exam Topics v3.0
1.0 Implement, Optimize and Troubleshoot Core IP Technologies
1.1 Implement, Optimize and Troubleshoot Packet over SONET
1.2 Implement, Optimize and Troubleshoot GE/10GE in the core
1.3 Implement, Optimize and Troubleshoot IGP routing
1.4 Implement, Optimize and Troubleshoot MPLS and LDP
1.5 Implement, Optimize and Troubleshoot MPLS Traffic Engineering
1.6 Implement, Optimize and Troubleshoot BGP
1.7 Implement, Optimize and Troubleshoot Muliticast
1.8 Implement, Optimize and Troubleshoot High availability
1.9 Implement, Optimize and Troubleshoot Convergence
1.10 Implement, Optimize and Troubleshoot SP QoS
1.11 Implement, Optimize and Troubleshoot Security in the core

2.0 Implement, Optimize and Troubleshoot Access/Edge Connection Technologies
2.1 Implement, Optimize and Troubleshoot FE/GE and Ethernet Trunk connections
2.2 Implement, Optimize and Troubleshoot Frame-relay connections
2.3 Implement, Optimize and Troubleshoot PPP connections

3.0 Implement, Optimize and Troubleshoot L3VPN Technologies
3.1 Implement, Optimize and Troubleshoot Intra-AS L3VPN
3.2 Implement, Optimize and Troubleshoot Inter-AS L3VPN
3.3 Implement, Optimize and Troubleshoot Carrier Supporting Carrier (CSC)
3.4 Implement, Optimize and Troubleshoot VPN extranet , Internet access
3.5 Implement, Optimize and Troubleshoot VRF Service
3.6 Implement, Optimize and Troubleshoot Multicast VPN
3.7 Implement, Optimize and Troubleshoot GRE L3VPN

4.0 Implement, Optimize and Troubleshoot L2VPN Technologies
4.1 Implement, Optimize and Troubleshoot AToM
4.2 Implement, Optimize and Troubleshoot VPLS and Carrier Ethernet
4.3 Implement, Optimize and Troubleshoot L2TPv3 for L2 VPN
4.4 Implement, Optimize and Troubleshoot GRE L2VPN

5.0 Implement, Optimize and Troubleshoot Managed Services Traversing the Core
5.1 Implement, Optimize and Troubleshoot Managed Voice/Video services traversing the core
5.2 Implement, Optimize and Troubleshoot Managed Security services traversing the core
5.3 Implement, Optimize and Troubleshoot Service Level Agreements for managed services traversing the core
MORE >>>

Psikologi Remaja, Karakteristik dan Permasalahannya

Masa yang paling indah adalah masa remaja.

Masa yang paling menyedihkan adalah masa remaja.

Masa yang paling ingin dikenang adalah masa remaja.

Masa yang paling ingin dilupakan adalah masa remaja.


Menurut Hurlock (1981) remaja adalah mereka yang berada pada usia 12-18 tahun. Monks, dkk (2000) memberi batasan usia remaja adalah 12-21 tahun. Menurut Stanley Hall (dalam Santrock, 2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun. Berdasarkan batasan-batasan yang diberikan para ahli, bisa dilihat bahwa mulainya masa remaja relatif sama, tetapi berakhirnya masa remaja sangat bervariasi. Bahkan ada yang dikenal juga dengan istilah remaja yang diperpanjang, dan remaja yang diperpendek.

Remaja adalah masa yang penuh dengan permasalahan. Statemen ini sudah dikemukakan jauh pada masa lalu yaitu di awal abad ke-20 oleh Bapak Psikologi Remaja yaitu Stanley Hall. Pendapat Stanley Hall pada saat itu yaitu bahwa masa remaja merupakan masa badai dan tekanan (storm and stress) sampai sekarang masih banyak dikutip orang.

Menurut Erickson masa remaja adalah masa terjadinya krisis identitas atau pencarian identitas diri. Gagasan Erickson ini dikuatkan oleh James Marcia yang menemukan bahwa ada empat status identitas diri pada remaja yaitu identity diffusion/ confussion, moratorium, foreclosure, danidentity achieved (Santrock, 2003, Papalia, dkk, 2001, Monks, dkk, 2000, Muss, 1988). Karakteristik remaja yang sedang berproses untuk mencari identitas diri ini juga sering menimbulkan masalah pada diri remaja.

Gunarsa (1989) merangkum beberapa karakteristik remaja yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan pada diri remaja, yaitu:
  1. Kecanggungan dalam pergaulan dan kekakuan dalam gerakan.
  2. Ketidakstabilan emosi.
  3. Adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan dan petunjuk hidup.
  4. Adanya sikap menentang dan menantang orang tua.
  5. Pertentangan di dalam dirinya sering menjadi pangkal penyebab pertentangan-pertentang dengan orang tua.
  6. Kegelisahan karena banyak hal diinginkan tetapi remaja tidak sanggup memenuhi semuanya.
  7. Senang bereksperimentasi.
  8. Senang bereksplorasi.
  9. Mempunyai banyak fantasi, khayalan, dan bualan.
  10. Kecenderungan membentuk kelompok dan kecenderungan kegiatan berkelompok.

Berdasarkan tinjauan teori perkembangan, usia remaja adalah masa saat terjadinya perubahan-perubahan yang cepat, termasuk perubahan fundamental dalam aspek kognitif, emosi, sosial dan pencapaian (Fagan, 2006). Sebagian remaja mampu mengatasi transisi ini dengan baik, namun beberapa remaja bisa jadi mengalami penurunan pada kondisi psikis, fisiologis, dan sosial. Beberapa permasalahan remaja yang muncul biasanya banyak berhubungan dengan karakteristik yang ada pada diri remaja. Berikut ini dirangkum beberapa permasalahan utama yang dialami oleh remaja.

Permasalahan Fisik dan Kesehatan

Permasalahan akibat perubahan fisik banyak dirasakan oleh remaja awal ketika mereka mengalami pubertas. Pada remaja yang sudah selesai masa pubertasnya (remaja tengah dan akhir) permasalahan fisik yang terjadi berhubungan dengan ketidakpuasan/ keprihatinan mereka terhadap keadaan fisik yang dimiliki yang biasanya tidak sesuai dengan fisik ideal yang diinginkan. Mereka juga sering membandingkan fisiknya dengan fisik orang lain ataupun idola-idola mereka. Permasalahan fisik ini sering mengakibatkan mereka kurang percaya diri. Levine & Smolak (2002) menyatakan bahwa 40-70% remaja perempuan merasakan ketidakpuasan pada dua atau lebih dari bagian tubuhnya, khususnya pada bagian pinggul, pantat, perut dan paha. Dalam sebuah penelitian survey pun ditemukan hampir 80% remaja ini mengalami ketidakpuasan dengan kondisi fisiknya (Kostanski & Gullone, 1998). Ketidakpuasan akan diri ini sangat erat kaitannya dengan distres emosi, pikiran yang berlebihan tentang penampilan, depresi, rendahnya harga diri, onset merokok, dan perilaku makan yang maladaptiv (& Shaw, 2003; Stice & Whitenton, 2002). Lebih lanjut, ketidakpuasan akan body image ini dapat sebagai pertanda awal munculnya gangguan makan seperti anoreksia atau bulimia (Polivy & Herman, 1999; Thompson et al).

Dalam masalah kesehatan tidak banyak remaja yang mengalami sakit kronis. Problem yang banyak terjadi adalah kurang tidur, gangguan makan, maupun penggunaan obat-obatan terlarang. Beberapa kecelakaan, bahkan kematian pada remaja penyebab terbesar adalah karakteristik mereka yang suka bereksperimentasi dan berskplorasi.

Permasalahan Alkohol dan Obat-Obatan Terlarang

Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang akhir-akhir ini sudah sangat memprihatinkan. Walaupun usaha untuk menghentikan sudah digalakkan tetapi kasus-kasus penggunaan narkoba ini sepertinya tidak berkurang. Ada kekhasan mengapa remaja menggunakan narkoba/ napza yang kemungkinan alasan mereka menggunakan berbeda dengan alasan yang terjadi pada orang dewasa. Santrock (2003) menemukan beberapa alasan mengapa remaja mengkonsumsi narkoba yaitu karena ingin tahu, untuk meningkatkan rasa percaya diri, solidaritas, adaptasi dengan lingkungan, maupun untuk kompensasi.
  • Pengaruh sosial dan interpersonal: termasuk kurangnya kehangatan dari orang tua, supervisi, kontrol dan dorongan. Penilaian negatif dari orang tua, ketegangan di rumah, perceraian dan perpisahan orang tua.
  • Pengaruh budaya dan tata krama: memandang penggunaan alkohol dan obat-obatan sebagai simbol penolakan atas standar konvensional, berorientasi pada tujuan jangka pendek dan kepuasan hedonis, dll.
  • Pengaruh interpersonal: termasuk kepribadian yang temperamental, agresif, orang yang memiliki lokus kontrol eksternal, rendahnya harga diri, kemampuan koping yang buruk, dll.
  • Cinta dan Hubungan Heteroseksual
  • Permasalahan Seksual
  • Hubungan Remaja dengan Kedua Orang Tua
  • Permasalahan Moral, Nilai, dan Agama

Lain halnya dengan pendapat Smith & Anderson (dalam Fagan,2006), menurutnya kebanyakan remaja melakukan perilaku berisiko dianggap sebagai bagian dari proses perkembangan yang normal. Perilaku berisiko yang paling sering dilakukan oleh remaja adalah penggunaan rokok, alkohol dan narkoba (Rey, 2002). Tiga jenis pengaruh yang memungkinkan munculnya penggunaan alkohol dan narkoba pada remaja:

Salah satu akibat dari berfungsinya hormon gonadotrofik yang diproduksi oleh kelenjar hypothalamus adalah munculnya perasaan saling tertarik antara remaja pria dan wanita. Perasaan tertarik ini bisa meningkat pada perasaan yang lebih tinggi yaitu cinta romantis (romantic love) yaitu luapan hasrat kepada seseorang atau orang yang sering menyebutnya “jatuh cinta”.

Santrock (2003) mengatakan bahwa cinta romatis menandai kehidupan percintaan para remaja dan juga merupakan hal yang penting bagi para siswa. Cinta romantis meliputi sekumpulan emosi yang saling bercampur seperti rasa takut, marah, hasrat seksual, kesenangan dan rasa cemburu. Tidak semua emosi ini positif. Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Bercheid & Fei ditemukan bahwa cinta romantis merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami depresi dibandingkan dengan permasalahan dengan teman.

Tipe cinta yang lain adalah cinta kasih sayang (affectionate love) atau yang sering disebut cinta kebersamaan yaitu saat muncul keinginan individu untuk memiliki individu lain secara dekat dan mendalam, dan memberikan kasih sayang untuk orang tersebut. Cinta kasih sayang ini lebih menandai masa percintaan orang dewasa daripada percintaan remaja.

Dengan telah matangnya organ-organ seksual pada remaja maka akan mengakibatkan munculnya dorongan-dorongan seksual. Problem tentang seksual pada remaja adalah berkisar masalah bagaimana mengendalikan dorongan seksual, konflik antara mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan, adanya “ketidaknormalan” yang dialaminya berkaitan dengan organ-organ reproduksinya, pelecehan seksual, homoseksual, kehamilan dan aborsi, dan sebagainya (Santrock, 2003, Hurlock, 1991).

Diantara perubahan-perubahan yang terjadi pada masa remaja yang dapat mempengaruhi hubungan orang tua dengan remaja adalah : pubertas, penalaran logis yang berkembang, pemikiran idealis yang meningkat, harapan yang tidak tercapai, perubahan di sekolah, teman sebaya, persahabatan, pacaran, dan pergaulan menuju kebebasan.

Beberapa konflik yang biasa terjadi antara remaja dengan orang tua hanya berkisar masalah kehidupan sehari-hari seperti jam pulang ke rumah, cara berpakaian, merapikan kamar tidur. Konflik-konflik seperti ini jarang menimbulkan dilema utama dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan terlarang maupun kenakalan remaja.

Beberapa remaja juga mengeluhkan cara-cara orang tua memperlakukan mereka yang otoriter, atau sikap-sikap orang tua yang terlalu kaku atau tidak memahami kepentingan remaja.

Akhir-akhir ini banyak orang tua maupun pendidik yang merasa khawatir bahwa anak-anak mereka terutama remaja mengalami degradasi moral. Sementara remaja sendiri juga sering dihadapkan pada dilema-dilema moral sehingga remaja merasa bingung terhadap keputusan-keputusan moral yang harus diambilnya. Walaupun di dalam keluarga mereka sudah ditanamkan nilai-nilai, tetapi remaja akan merasa bingung ketika menghadapi kenyataan ternyata nilai-nilai tersebut sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dihadapi bersama teman-temannya maupun di lingkungan yang berbeda.

Pengawasan terhadap tingkah laku oleh orang dewasa sudah sulit dilakukan terhadap remaja karena lingkungan remaja sudah sangat luas. Pengasahan terhadap hati nurani sebagai pengendali internal perilaku remaja menjadi sangat penting agar remaja bisa mengendalikan perilakunya sendiri ketika tidak ada orang tua maupun guru dan segera menyadari serta memperbaiki diri ketika dia berbuat salah.

Dari beberapa bukti dan fakta tentang remaja, karakteristik dan permasalahan yang menyertainya, semoga dapat menjadi wacana bagi orang tua untuk lebih memahami karakteristik anak remaja mereka dan perubahan perilaku mereka. Perilaku mereka kini tentunya berbeda dari masa kanak-kanak. Hal ini terkadang yang menjadi stressor tersendiri bagi orang tua. Oleh karenanya, butuh tenaga dan kesabaran ekstra untuk benar-benar mempersiapkan remaja kita kelak menghadapi masa dewasanya.

REFERENSI :

Choate, L.H. (2007). Counseling Adolescent Girls for Body Image Resilience: Strategi for School Counselors. Profesional School Counseling. Alexandria: Feb 2007. Vol. 10, Iss. 3; pg. 317, 10 pgs. Diakses melalui http://ezproxy.match.edu/menu pada 9 Mei 2008

Fagan, R. (2006). Counseling and Treating Adolescents with Alcohol and Other Substance Use Problems and their Family. The Family Journal: Counseling therapy For Couples and Families.Vol.14. No.4.326-333. Sage Publication diakses melalui http://tfj.sagepub.com/cgi/reprint/14/4/326 pada 18 April 2008

Gunarsa, S. D. (1989). PsikologiPperkembangan: Anak dan Remaja. Jakarta: BPK. Gunung Mulia.

Hurlock, E.B. (1991). Psikolgi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan(Terjemahan oleh Istiwidayanti dan Soedjarwo). Jakarta : Penerbit Erlangga.

Mongks, F. J. , Knoers, A. M. P. , & Haditono, S. R. (2000). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam berbagai bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Muss, R. E. , Olds, S. W. , & Fealdman (2001). Human Developmen. Boston: McGraw-Hill Companies.

Rey, J. (2002). More than Just The Blues: Understanding Serious Teenage Problems. Sydney: Simon & Schuster.

Rini, J.F. (2004). Mencemaskan Penampilan. Diakses dari e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.

Santrok, J. W. (2003). Adolescence (Perkembangan Remaja). Terjemahan. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Setiono, L.H. (2002). Beberapa Permasalahan Remaja. Diakses dari www.e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.

Tambunan, R. (2001). Diakses dari www.e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.

Mitos-mitos Seputar “Gak Bakal Hamil”. Diakses dari www.e-psikologi.com pada tanggal 22 April 2006.


MORE >>>

GALLERY SEKSI DAN MENGGODA DARI TATA SIVEK

Bagi anda penggemar program acara talkshow komedi dewasa 'Kakek Kakek Narsis' yang tayang di Trans TV, mungkin sudah tak asing lagi dengan nama Tata Sivek. Yup, dia adalah salah satu co host dalam acara yang tayang lewat tengah malam itu. Si 'Pengasuh' seksi yang centil itu ditugasi untuk mengurus kakek-kakek narsis.

Wajahnya yang blasteran Polandia dan Manado itu semakin membuatnya bertambah cantik.



Pemilik nama lengkap Marie Tatiana Sivek itu sebenarnya bukan tergolong sebagai pendatang baru di dunia hiburan tanah air. Kiprahnya sudah dirintis sejak tahun 2005.

Namun sayang, dewi fortuna belum berpihak padanya, sehingga karirnya yang sudah hampir kurang lebih 7 tahun dirintisnya belum begitu membuatnya terkenal.





Memang popularitas bukan menjadi tujuan utama Tata Sivek, tapi untuk bisa terus eksis di dunia hiburan tanah air jalan itulah yang harus ia tempuh.

Sekilas wajah cantiknya terlihat mirip sekali dengan artis papan atas Indonesia Tamara Blezynski yang juga memang keturunan Polandia.

Tata, biasa ia disapa tak ingin terlena dengan modal kecantikannya saja untuk bisa terjun dan eksis di dunia entertainment.

Gadis kelahiran Jakarta 16 Februari 1988 sedikitnya sudah banyak melanglang buana dan memakan asam garam ikut tinggal bersama orang tuanya di beberapa negara.

Ia pun sempat menghabiskan waktu sekolahnya di Thailand karena sang ayah ditugaskan untuk bekerja di Negeri Gajah Putih itu.

MORE >>>

Banker Algorithm

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Suatu proses disebut deadlock jika proses menunggu satu kejadian tertentu yang tidak akan pernah terjadi. Sekumpulan proses berkondisi deadlock bila setiap proses yang ada di kumpulan itu menunggu suatu kejadian yang hanya dapat dilakukan proses lain yang juga berada di kumpulan itu. Deadlock terjadi ketika proses-proses mengakses secara ekslusif sumber daya, sedang menggenggam sumber daya dan meminta sumber daya lain (yang sedang dipegang oleh proses lain). Salah satu metode untuk mencegah deadlock adalah algoritma Banker.
Algoritma Banker dikemukakan oleh Edsger W.Dijkstra dan merupakan salah satu metode untuk menghindari deadlock. Algoritma ini disebut algoritma Banker karena memodelkan sebuah bank di kota kecil yang berurusan dengan sekumpulan nasabah yang memohon kredit. Analogi dari algoritma Banker dengan sistem operasi adalah, nasabah merupakan proses-proses yang sedang berjalan, uang (dana yang dimiliki bank) merupakan sumber daya, dan bankir merupakan sistem operasi. Setiap nasabah memiliki batas kredit. Apabila seorang nasabah telah mencapai batas kredit pinjaman, maka diasumsikan nasabah tersebut telah menyelesaikan semua permasalahan bisnisnya dan dapat mengembalikan semua pinjamannya kepada bank. Setiap nasabah dapat memohon kredit pada suatu waktu dan bankir dapat menyetujui atau menolak permohonan tersebut. Jika ditolak, nasabah masih menggenggam dana yang telah dipinjamkan untuknya dan menunggu selama waktu berhingga sampai permohonannya dapat disetujui. Bankir hanya memberikan permintaan yang menghasilkan state selamat. Permohonan kredit yang akan menghasilkan state tidak selamat secara berulang ditolak sampai permohonan tersebut dapat dipenuhi. Persetujuan atau penolakan permohonan kredit ditentukan dengan menggunakan algoritma Safety dan algoritma Resource Request.
Berdasarkan uraian di atas, penulis ingin merancang suatu perangkat lunak yang mampu untuk mensimulasikan proses kerja dari algoritma Banker dengan judul “Perangkat Lunak Simulasi Algoritma Banker”.
DOWNLOAD  selengkapnya. . .

MORE >>>

Setting Client atau Repeater TP-Link WA 5210 G

Saya baru beli AP TP-Link WA 5210 G.
rencana saya mau di buat nembak Hotspot di sekitar kost saya...
Pertama saya coba mode Repeater saya survey banyak AP yg Securenya OF
tapi saya coba konek kok susah ya..
ada sebangin yg bisa di jadikan Repeater, tapi di latop gak bisa dapat IP dari AP aslinya nya, jadinya Limited terus

Apa ada salah setting ya.. ada yg pengalaman dengan TL-WA5210G buat client gak ?

--------------------------------------------------------------------------------


1.AP yg securenya off mungkin diset MAC/IP filter jadi hanya AP atau PC yg sudah dimasukan MAC/IPnya saja yg bisa konek.
2. Kalo ga dapat IP dari AP yg kita tembak itu dikarenakan pada jaringan yg dimiliki oleh AP ybs tidak ada DHCP server, jadi windows membuat IP sendiri tetapi dengan ditandai tanda seru.
3. WA5210 lumayan sensitive kok buat klien, dengan antena internal kalo kondisi bagus 1-2 kilo bisa nyambung. Untuk bisa memberikan IP secara otomatis coba dienable DHCP server.

--------------------------------------------------------------------------------

Kalau Kita Enable DHCP emang bisa... bisa.
tapi kalau parameternya gak sama dengan AP yg di tembak kan gak bisa brosing juga.
Gitu ya kalau gak salah...


--------------------------------------------------------------------------------

Masih tetap bisa browsing walaupun parameter IP berbeda, karena AP akan berfungsi sebagai bridge, yg penting DNS nya harus sesuai tergantung ISP yg digunakan. Kalo AP sudah bs konek cukup mudah untuk mengatehui IP aktif yg terkoneksi dalam suatu jaringan, program spt IP scanner, netcut, etc.

--------------------------------------------------------------------------------

walaupun gateway pada pc kita beda dg gateway asli dan kita menggunakan AP yg kita set sbg klien kita tetap bs terkoneksi internet. Tetapi bila kita langsung dari NB/USB wifi maka gateway HARUS sama dengan yg ada pada AP atau network yg ada. Program yg disebut di atas bs dipakai buat scan gateway.
Untuk AP yg security ON tetap bisa direpeater.

--------------------------------------------------------------------------------

yang jadi maslah ketika wa5210G dijadikan client.
saya sudah seting menjadi AP-client, kemudian memilih sinyal yang ingin di tangkap. supaya bisa di manipulasi, n diplajari msalah yang ada, saya gunakan TL-WN7200ND di laptop saya.. dari hasil report koneksi antara TL-WN7200ND dan wa5210G, ternyata satu sama lainnya terhubung.....

saya tes mennggunakan softwere chatting outlookmessenger yang sering saya gunakan antara kos2an.. dan terbukti untuk durasi 3 detik wa5210G dan TL-WN7200ND terhubung...baik koneksi dengan WEP atau tanda password.

menurut saya dan masih saya pljari sampai saat ini, ada kemungkinan mslah :

1. setting firewall yang dimiliki oleh wa5210G ato antar PC.. apa mungkin mslah firewall???????

2. konflik IP.. apa munngkin perlu setting an IP yang cocok?? bagaimana caranya???


--------------------------------------------------------------------------------

wa5210 dijadikan klien kyknya setinganya jg g hampir sama, survey dulu mana yg mo ditangkap asal dapat sinyal bagus bs langsung konek. Mungkin masalah anda AP yg jadi sasaran pakai filter mac jd g bisa konek, alias hanya mac yg ada di daftar saja yg bs konek. Kalo kita nangkap AP punya orang lain yg g tau ip jaringan yg digunakan pakai sj program net cut untuk mengetahui ip yg sedang aktif, selanjutnya tinggal ip kita disesuaikan dg jaringan yg ada kalo untuk koneksi LAN tp kl untuk koneksi internet gak perlu satu kelas ipnya. Untuk firewall pd AP tplink kayaknya g pernah ada masalah, asal pada status sudah konek berarti sudah tidak ada masalah antara AP dan klien.
@Asgar, anda pake antena internal apa ekstarnal. Kl pake eksternal biasanya sambungan pigtail ke antenna ada yg bocor kena air hujan, atau antena sendiri ada yg rusak. Kalo pk internal mungkin memang ada masalah pada wa5210 di bagian power RFnya sudah lemah, kl masih da garansi ke tokonya sj. Mungkin ditempat anda sekarang sdh banyak AP aktif jadi masalah interferensi, coba sj dipindah ke chanel yg kosong.

-------------------------------------------------------------------------------

Penggunaan booster untuk hotspot kurang recom kecuali untuk point to point, karena biasanya booster makin gede pada transmit sementara gain pd receive kurang akibatnya laptop hanya bisa menerima sinyal hotspot tp sulit konek ini dikarenanakan power transmit yg dr laptop kurang gede. Selain jg masalah interferensi, noise dan regulasi pemerintah.
Ada AP yg sudah include booster 1watt merk argtek hrg sekitar 500rb, saya pernah pake itu dari laptop agak sulit koneksinya walo dapat sinyalnya gede dan throughput kalah sama AP biasa kl di ping sering rto.
Hrg booster 4watt paling sekitar 3jtaan
Kl untuk point to point memang cukup membantu dipasang booster pd keduanya.

-------------------------------------------------------------------------------

repeater sebaiknya dibatasi klienya jgn sampai lebih dari 15 dan g usah pakai WDS karena kerja AP akan berat. Kalo bisa security di off saja spy throughput bisa lebih baik. Kl menggunakan router mikrotik masing2 klien diarahkan/dibagi rata ke beberapa AP. IP diseting satu kelas sj smua dengan subnet yg sama.

--------------------------------------------------------------------------------
MORE >>>

Video Vebi Ana 2012

BBM heboh banget ma video yang satu ini. . Rame,, Langsung aja download video dan informasinya:
Video
Facebook
MORE >>>